Saturday, 4 October 2014

VEGETARIAN = GOOD IDEA

"Vegetarian? makan rumput-rumputan? ih apaansi kaya kambing aja ..... "

begitulah kebanyakan orang membayangkan jika terlontar kata 'Vegetarian'. 
Saya sudah hampir tiga tahun menjadi vegetarian. Dengan kata lain sudah cukup banyak saya mendengar cemooh-cemooh dari berbagai jenis manusia yang tidak mengetahui vegetarian dengan arti yang jelas namun langsung memberikan persepsi yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Tapi dijaman yang kian maju, vegetarian tidak lagi menjadi suatu momok, melainkan sudah menjamur ditengah-tengah masyarakat luas. 

siapa yang mengira bahwa makanan yang ada diatas tersebut adalah makanan vegetarian. selama ini banyak masyarakat ber-persepsi bahwa makanan vegetarian tidak lain hanyalah sawi hijau saja. Kini makanan vegetarian turut ambil hati para pecinta kuliner. Sate padang, Rendang, Soto Ayam, Ikan Bakar, Nasi campur yang biasanya terkenal dengan kelezatannya pun hadir dalam sajian non-hewani(vegetarian).

Dengan bahan nabati tanpa sedikitpun menggunakan hewani, makanan yang diciptakan tetap menyerupai dengan harum dan tekstur yang cukup menduplikasi. Walau dengan semakin berkembangnya makanan-makanan vegetarian, harga yang ditetapkan pun sesuai dengan harga pasaran.

Tidak hanya makanan tradisional, makanan western pun kini hadir dalam jenis vegetarian. Tanpa mengurangi rasa yang sesungguhnya, makanan yang disajikan pun tetap menyerupai aslinya. Saya termasuk orang yang senang berwisata kuliner, namun saya tahu betul bahwa saya tidak dapat dengan mudah asal membeli makanan. Dengan itu saya berinisiatif untuk membuat makanan yang saya ingin makan. Tanpa mengurangi cita rasa asli itu yang saya ingin tekankan. 


bagaimana menurut kalian ? masih mengira bahwa vegetarian hanya memakan rumput? hahaha saya selalu ingin tertawa jika saya mengingat banyak cemooh orang mengenai makanan yang akan dimakan oleh para vegetarian. 

Vegetarian merupakan salah satu cara yang ampuh untuk menjaga kesehatan. Tidak membutuhkan biaya yang mahal dan bahan yang rumit. Vegetarian merujuk pada satu titik, mengurangi makanan yang bernyawa tidak lain adalah sama seperti kita 'makhluk hidup'. 

Jadi, bagaimana kalian menanggapinya ? Vegetarian kini semakin berkembang ditengah masyarakat, dengan berbagai alasan tentunya. Dengan cara seperti ini saya ingin vegetarian semakin dikenal, dengan segala jenis makanan yang dapat dimakan dan dibuat tanpa tingkat kesulitan yang tinggi. Silahkan mencoba, merasakan dan menilai makanan vegetarian dengan berbagai rasa mengejutkan didalam  hidangannya :) 







Saturday, 22 February 2014

Ini mengenaimu :)

Seperti hujan yang memberikan isyarat bahwa akan hadir pelangi setelahnya. 
Seperti awan yang selalu setia menemani langit. 
Seperti ombak yang menerjang dan mengeluarkan suara riuh. 
Semua tampak sama ... 

Aku terbangun dalam bayang akan dirimu. Entah apa dan mengapa, kini ku merasa getar yang tak biasa. Saat mata kembali kupejamkan, ku kembali melihatmu. Dan pagi ini membawa sejuta ingatan saat aku melihatmu.

Kamu ialah seorang yang entah bagaimana seharusnya dijabarkan. Kita hanya mengenal nama. Kamu adalah kamu dan aku adalah aku. Aku tak pernah melihat rupamu secara nyata, dan aku pun menolak jikapun aku tak sengaja bertemu denganmu. Bukannya kita hanya mengenal nama? Sayangnya bukan kita tapi itu kamu. Aku menangkap bayang dirimu, mengetahui rambutmu dan sekilas rupamu, tapi dirimu? mungkin tak memiliki sedikit bayang tentang diriku.

Matahari dan semua yang bewarna...
Mengisyaratkan akan harap yang entah akan terwujud atau hanya akan tetap menjadi harap..
Melambaikan sejuta ironi yang begitu tampak..
Aku menjadikan kamu sebagai harapanku..

Kala itu, aku berdiri tepat dibelakangmu. Menyibukkan diri dengan layar yang sebenarnya tak ada apa-apa. Kamu hanya diam menunggu pintu lift terbuka dan membawamu ketempat tujuan. Ingin aku menyapamu, namun tak cukup keberanian kumiliki. Sesekali aku melihat memandang rambutmu, rambut barumu. Kamu terlihat menawan walau aku hanya melihat tampak belakangmu.

Seperti hujan dan siklusnya..
Berasal dari bumi, tempat terendah, dan karena sinar matahari, ia naik perlahan hingga ke atas ke langit yang tinggi yang hingga akhirnya menggumpal dan turun kembali ke bumi sebagai hujan....
Itu sungguh mengagumkan bukan?
Ketika aku yang berada dibumi mendapat sinar yang bukan lain adalah dirimu dan perlahan tumbuh menjadi suatu rasa yang pada akhirnya tertera sebagai cinta..

Dan sekarang aku kehilangan dirimu. Kamu yang perlahan masuk kedalam suatu kotak dan aku yang pergi menjauhkan diri karena entah mengapa. Sekali lagi... Bukankah kamu hanya mengenalku dengan nama? Mengapa aku harus pergi dan berhenti memandang tubuh yang membelakangkan ku itu? Dan aku tak mengerti apa jawaban dari semua pertanyaanku itu.